KIMONO dari ORIGAMI

Date

Kegiatan kali ini dimulai dengan permainan  Simon say’s. Permainan ini sungguh seru. Kami harus bergerak sesuai dengan aba-aba dari kakak pendamping. Jika kalimat perintah diawali dengan “Simon berkata….”, perintah itu harus dilakukan. Namun, jika tidak diawali “Simon berkata…” dan hanya kalimat perintah saja, perintah itu tidak boleh kami lakukan.

Beberapa kali kami keliru, karena terlalu antusias. Kami tetap bergerak menuruti aba-aba padahal tidak diawali frasa “Simon berkata…”. Kekeliruan itu membuat kami tertawa. Dalam permainan ini, kami belajar untuk mendengarkan dan konsentrasi supaya tidak keliru mendengar aba-aba dari kakak pendamping.

Usai permainan, kami diajari membuat origami dari kertas lipat dan kertas kado. Origami adalah seni melipat kertas dari tradisi Jepang.  Kami membentuk orang-orangan dengan baju adat Jepang, yaitu kimono. Kami harus memperhatikan cara membuatnya sampai kami juga bisa membuatnya dengan tangan kami. Dan setelah bisa, kami membuatnya lebih dari satu dan kami pakai untuk bermain bersama.

Kadang kami masih manja untuk minta bantuan kakak-kakak. Namun, kakak pendamping selalu menyemangati kami untuk berani membuat sendiri. Walau hasilnya tidak sebagus contoh dari kakak, kami diajak juga untuk percaya diri dan bangga terhadap hasil kerjaan sendiri. (mgs)

More
articles